Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Terpukul Pandemi, PT Waskita Karya Mampu Bangkit Jalankan Proyek

Gambar
Sumber foto: Pinterest Pandemi covid-19 telah berimbas pada segala sektor bisnis dan pembangunan. Hal ini juga dirasakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang sempat mengalami pukulan sepanjang 2020. Perusahaan dengan kode saham WSKT ini mencatat penurunan pendapatan pada 2020. Pendapatan perseroan turun hingga 48,41 persen. Di mana kerugian ditaksir mencapai Rp16,19 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp31,38 triliun. "Pandemi ini juga berefek terhadap pendapatan kami yang tertekan, kemudian beberapa proyek yang awalnya itu tertunda, tapi akhirnya itu bisa berjalan normal kembali," Taufik Hendra Kusuma Director of finance PT Waskita Karya (Persero) Tbk kepada GenPI.co, Jumat (16/4). Profil Waskita Karya (Persero) Hendra mengatakan, banyak target produksi yang awalnya sudah disepakati, terpaksa mundur karena terdampak oleh daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Terdampak juga, khususnya di Jabodetabek. Pekerjaan tol memang produksinya menja...

JNE: Pengiriman Barang Naik 30 Persen Jelang Idulfitri Di masa Pandemi

Gambar
  Petugas JNE sedang mengemas paket JAKARTA - Perusahaan logistik PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) optimistis peningkatan jumlah pengiriman barang pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini mencapai lebih dari 30 persen. VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan JNE selalu rutin mengalami peningkatan jumlah pengiriman yang signifikan di bulan Ramadan dan Lebaran setiap tahun. Menurutnya, antusiasme masyarakat menyambut Ramadan dan Lebaran yang diikuti dengan tradisi untuk saling berbagi kepada keluarga dan kerabat turut memberikan kontribusi pada meningkatnya kebutuhan pengiriman dibanding momen-momen biasanya, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia. "Peningkatan jumlah kiriman secara nasional pada high season tahun ini diharapkan mencapai lebih dari 30 persen," katanya kepada Bisnis.com, Jumat (16/4/2021). Profil JNE Pada Ramadan kali ini, JNE turut berbagi keberkahan melalui kerja sama dengan Bukalapak dan Tokopedia dalam bentuk promo grati...

Gaji Dipotong Perusahaan Selama Pandemi, Karyawan KFC Meradang

Gambar
Foto: Demo Pekerja KFC di Gelael.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Pandemi virus corona menjadi bencana global yang membuat tak satupun negara lolos dari dampak wabah ini. Selain ancaman kesehatan, pekerja atau buruh juga terancam secara ekonomi. Di sisi lain pemerintah dan pengusaha dinilai masih belum cukup serius merespon dampak pandemi ini.  Koordinator Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) PT Fast Food Indonesia Tbk, Anthony Matondang mengatakan, dampak serius dirasakan oleh karyawan KFC sebagai waralaba yang dikelola oleh perusahaan ini. Fast Food Indonesia adalah perusahaan papan atas yang bergerak dalam bidang makanan dan restoran, yang meraup keuntungan triliunan Rupiah setiap tahun.  Profil perusahaan "Akan tetapi, kebijakan yang diterapkan untuk buruhnya tidak seindah keuntungan bisnis yang dicapainya. Dengan alasan Pandemi Covid 19, pada bulan April 2020 Fast Food Indonesia, Tbk mengeluarkan kebijakan pemotongan upah dan hold upah, dan membayar THR tid...